Penjara Sosial bagi si "Adek" Selamanya

Konsekuensi panggilan "Adek" tidak hanya di dalam rumah, tapi juga bagaimana dunia luar memandang anak kita.

Anda: "Tapi kan orang lain memanggil 'Adek' karena terlihat imut?" Saya: "Benar, tapi imut itu ada masa kadaluwarsanya. Mari kita lihat dampaknya saat ia dewasa."

<contoh yang dapat dilewati> Bayangkan seorang pria berusia 30 tahun yang masih dipanggil "Adek" oleh seluruh keluarganya di depan rekan kerjanya. Lingkungan akan sulit memberikan kepercayaan atau tanggung jawab besar karena secara psikologis ia tetap dianggap "bayi" yang belum tuntas dengan dirinya sendiri. </contoh yang dapat dilewati>

Hal ini menciptakan hambatan eksternal. Potensi anak untuk mencoba hal baru terhambat karena lingkungan terbiasa meremehkan kemampuannya. Edukasi keluarga besar untuk berhenti menggunakan label hierarkis ini dan mulai menghargai identitas uniknya melalui nama.